Pendidikan untuk saat sekarang dan kedepan merupakan sebuah proses yang harus dapat memberikan fasilitasi kepada anak didik, bahkan masyarakat. Hal ini karena pendidikan selama ini telah menjadi harapan masa depan. Maka, semua orang menginvestasikan segala hal untuk dapat mengikuti dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Masyarakat kita sangat berharap agar pendidikan di negeri ini benar-benar mampu memberikan satu pelayanan terbaik bagi kehidupan masyarakat. Dengan demikian, maka proses perubahan kondisi masyarakat dapat tercapai sebagaimana tujuan hidup.
Oleh karena itu, kita harus benar benar dapat memberikan pengharapan masa depan yang terbaik. Masyarakat tidak ingin masa depan mereka terkurung pada kondisi yang kurang menguntungkan.Pendidikan harus dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Jika hal tersebut dapat dipenuhi oleh sekolah, maka masyarakat akan memburunya dan menjadikannya sebagai tempat proses pendidikan terbaik bagi anak anaknya.
Menelaah Problem Pendidikan dan Mencoba Memecahkannya secara Cepat dan Tepat
Minggu, 02 Oktober 2011
Sabtu, 02 April 2011
Masalah Guru yang Malas
Jika kita membicarakan mengenai kondisi kualitas hasil proses pendidikan dan pembelajaran, maka seharusnya kita tidak mengabaikan aspek peranan guru. Dalam hal ini karena guru adalah fasilitator pendidikan dan pembelajaran bagi anak didik.
Jika kita selalu menekankan agar anak didik selalu aktif mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran, maka seharusnya kita juga memperhitungkan keaktifan para gurunya. Hal ini karena kenyataannya, bagaimana kondisi anak didik sangat tergantung pada bagaimana guru tersebut menyelenggarakan proses.
Dalam hal ini, guru adalah digugu dan ditiru, maka setiap apa yang disampaikan guru seharusnya dapat digugu(dipercaya) dan ditiru oleh anak didiknya. Oleh karena itulah, maka setiap guru seharusnya melakukan segala hal yang baik dan memang patut untuk digugu dan ditiru oleh anak didiknya.
Bagaimana dengan kita?
Jika kita selalu menekankan agar anak didik selalu aktif mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran, maka seharusnya kita juga memperhitungkan keaktifan para gurunya. Hal ini karena kenyataannya, bagaimana kondisi anak didik sangat tergantung pada bagaimana guru tersebut menyelenggarakan proses.
Dalam hal ini, guru adalah digugu dan ditiru, maka setiap apa yang disampaikan guru seharusnya dapat digugu(dipercaya) dan ditiru oleh anak didiknya. Oleh karena itulah, maka setiap guru seharusnya melakukan segala hal yang baik dan memang patut untuk digugu dan ditiru oleh anak didiknya.
Bagaimana dengan kita?
Senin, 14 Februari 2011
Masalah Anak Anak sering Absen
Salah satu hal penting dalam proses pendidikan dan pembelajaran adalah keaktifan belajar. Setiap orang yang ingin mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran harus selalu menjaga keaktifan belajarnya. Dengan menjaga keaktifan belajar, maka dia telah menjaga kontinuitas belajarnya. Semakin kontinu kita belajar, maka semakin banyak materi pelajaran yang didapatkan.
Tetapi, pada kenyataannya, banyak anak yang sering absen pada saat proses belajar. Mereka tidak mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran, melainkan asyik dengan kegiatan masing-masing. Mereka tenggelam dalam kegiatan tanpa tujuan masa depannya, mereka hanya bersenang-senang semata. Oleh, karena itulah, kita harus segera melakukan langkah konkrit untuk melakukan perubahannya.
Tentunya kita harus mengetahui, langkah apa saja yang harus kita lakukan......
Tetapi, pada kenyataannya, banyak anak yang sering absen pada saat proses belajar. Mereka tidak mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran, melainkan asyik dengan kegiatan masing-masing. Mereka tenggelam dalam kegiatan tanpa tujuan masa depannya, mereka hanya bersenang-senang semata. Oleh, karena itulah, kita harus segera melakukan langkah konkrit untuk melakukan perubahannya.
Tentunya kita harus mengetahui, langkah apa saja yang harus kita lakukan......
Rabu, 19 Januari 2011
Membuka Kesempatan Mendapatkan Pendidikan
Menyadari bahwa salah satu hal utama yang menyebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia bangsa dan negeri ini adalah kurangnya kesempatan mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan.
Oleh karena itulah, maka kita seharusnya benar benar ikut memikirkan bagaimana dan apa yang seharusnya kita lakukan untuk menghadapi dan sekaligus menyelesaikan masalah ini. hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebenarnya setiap penduduk emmpunyai hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan meningkatkan kualitas dirinya berbasis pendidikan.
Dan, kita sebagai pegiat pendidikan, sudah seharusnya ikut bergerak aktif dalam pengkondisian tersebut.
Oleh karena itulah, maka kita seharusnya benar benar ikut memikirkan bagaimana dan apa yang seharusnya kita lakukan untuk menghadapi dan sekaligus menyelesaikan masalah ini. hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebenarnya setiap penduduk emmpunyai hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan meningkatkan kualitas dirinya berbasis pendidikan.
Dan, kita sebagai pegiat pendidikan, sudah seharusnya ikut bergerak aktif dalam pengkondisian tersebut.
Jumat, 14 Januari 2011
Biaya Pendidikan yang semakin melambung
Hal utama yang selama ini telah menjadi permasalahan abadi dalam proses pendidikan dan pembelajaran adalah semakin melambungnya biaya pendidikan. Sebenarnya kondisi ini wajar jika saja terjadi pemerataan kesempatan mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran.
Pada saat saat sekarang ini, dengan perubahan kondisi perekonomian akibat inflansi atau reresi pada tahun 1997 kemairn itu, ternyata kondisi perekonomian bangsa ini belum sembuh benar. Masih banyak hal dalam kehidupan ini yang belum sembuh dari sakit akibat resesi tersebut, termasuk perekonomian masyarakat.
Dan, dunia pendidikan mengalami hal tersebut. Hal ini karena dunia pendidikan tidak dapat melepaskan diri dari kehidupan masyarakat. Dunia pendidikan dan masyarakat merupakan satu kesatuan integral yang tidak dapat dipisahkan. Begitu bangsa ini mengalami resesi, maka dunia pendidikan juga mengalami imbasnya, yaitu biaya operasional proses meningkat secara signifikan. Oleh karena itulah, maka biaya yang harus dibayarkan masyarakat semakin besar.
Semakin meningkatkan pembiayaan pendidikan memang masih menjadi permasalahan krusial bagi bangsa ini.dan, walaupun sudah banyak bantuan untuk mereka, ternyata belum dapat menutup semua kebutuhan. oleh karena itulah perlu langkah efektif agar benar benar maksimal hasilnya.
Pada saat saat sekarang ini, dengan perubahan kondisi perekonomian akibat inflansi atau reresi pada tahun 1997 kemairn itu, ternyata kondisi perekonomian bangsa ini belum sembuh benar. Masih banyak hal dalam kehidupan ini yang belum sembuh dari sakit akibat resesi tersebut, termasuk perekonomian masyarakat.
Dan, dunia pendidikan mengalami hal tersebut. Hal ini karena dunia pendidikan tidak dapat melepaskan diri dari kehidupan masyarakat. Dunia pendidikan dan masyarakat merupakan satu kesatuan integral yang tidak dapat dipisahkan. Begitu bangsa ini mengalami resesi, maka dunia pendidikan juga mengalami imbasnya, yaitu biaya operasional proses meningkat secara signifikan. Oleh karena itulah, maka biaya yang harus dibayarkan masyarakat semakin besar.
Semakin meningkatkan pembiayaan pendidikan memang masih menjadi permasalahan krusial bagi bangsa ini.dan, walaupun sudah banyak bantuan untuk mereka, ternyata belum dapat menutup semua kebutuhan. oleh karena itulah perlu langkah efektif agar benar benar maksimal hasilnya.
Sabtu, 25 Desember 2010
Kesempatan mengikuti Pendidikan yang semakin kecil
Kesempatan mengikuti proses pendidikan memang sangat terkait dengan permasalahan yang terjadi di negeri ini. Memperhatikan kondisi yang ada di masyarakat kita, dimana pendidikan telah menjadi satu kebutuhan pokok untuk peningkatan kualitas diri, maka kesempatan seharusnya terbuka luas untuk semua.
Tetapi, kenyataan yang terjadi sungguh sangat bertentangan dengan konsep dasar yang sudah kita miliki, khususnya dalam dunia pendidikan. Kesempatan untuk mengikuti proses pendidikan di negeri ini ternyata tidaklah seimbang. Dalam hal ini, tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama dalam mengikuti proses pendidikan.
oleh karena itulah, maka perlu kiranya kita pikirkan lagi, bagaimana caranya kita membuka pintu kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan mampu meningkatkan kualitas dirinya.
Kiranya ada yang mempunyai langkah efektif, maka seharusnya hal tersebut dijadikan sebagai acuan untuk perbaikan kondisi pendidikan di negeri ini.
Tetapi, kenyataan yang terjadi sungguh sangat bertentangan dengan konsep dasar yang sudah kita miliki, khususnya dalam dunia pendidikan. Kesempatan untuk mengikuti proses pendidikan di negeri ini ternyata tidaklah seimbang. Dalam hal ini, tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama dalam mengikuti proses pendidikan.
oleh karena itulah, maka perlu kiranya kita pikirkan lagi, bagaimana caranya kita membuka pintu kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan mampu meningkatkan kualitas dirinya.
Kiranya ada yang mempunyai langkah efektif, maka seharusnya hal tersebut dijadikan sebagai acuan untuk perbaikan kondisi pendidikan di negeri ini.
Sabtu, 18 Desember 2010
Tingkat Kemampuan Intelektual yang kurang
Tingkat Kemampuan Intelektual yang kurang berarti secara teknis ada kekurangan dalam kepandaian, kecerdasan, kepintaran dan hal hal terkait dengan intelektualitasnya. Jika ada anak didik yang mengalami kesulitan mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran karena aspek ini, maka tidak ada jalan lain untuk memperbaikinya selain:
a. Meningkatkan kuantitas belajar
b. Menambah porsi waktu belajar
c. Menambah jumlah dan ragam buku yang dipelajari
d. Selalu mencoba mempelajari segala hal lama dan baru
e. Mengikuti kegiatan pembelajaran peningkatan kualitas intelektualitas
f. Meningkatkan kualitas konsentrasi belajar
g. Mengurangi penggunaan waktu untuk kegiatan di luar belajar
Jika kita melakukan hal hal tersebut diatas setidaknya kita dapat melakukan perubahan secara signfikan kondisi intelektualitas kita. Semoga begitu.....
a. Meningkatkan kuantitas belajar
b. Menambah porsi waktu belajar
c. Menambah jumlah dan ragam buku yang dipelajari
d. Selalu mencoba mempelajari segala hal lama dan baru
e. Mengikuti kegiatan pembelajaran peningkatan kualitas intelektualitas
f. Meningkatkan kualitas konsentrasi belajar
g. Mengurangi penggunaan waktu untuk kegiatan di luar belajar
Jika kita melakukan hal hal tersebut diatas setidaknya kita dapat melakukan perubahan secara signfikan kondisi intelektualitas kita. Semoga begitu.....
Langganan:
Postingan (Atom)